UKM Kajis UNSAP Hadiri Maulid Akbar 1447 H di Pondok Pesantren Islam Internasional Terpadu Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah

 9 September 2025

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kajian Islam (Kajis) Universitas Sebelas April merupakan wadah pengembangan diri mahasiswa yang berfokus pada pembinaan spiritual, pemantapan iman, serta penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan kampus maupun masyarakat. UKM Kajis hadir untuk mendampingi mahasiswa agar mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritual, sehingga melahirkan generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan peduli terhadap lingkungan sosial.

Sebagai bagian dari perjalanan dakwah dan pengabdian, pada Ahad, 7 September 2025 bertepatan dengan 14 Rabi’ul Awwal 1447 H, UKM Kajis UNSAP turut serta menghadiri Peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW ke-1500 Tahun 1447 H. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Islam Internasional Terpadu Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah, Sumedang, dan dirangkaikan dengan Haul Para Pahlawan Kemerdekaan RI ke-80 Tahun 2025 serta Silaturahmi Kubro Ulama, Umaro, dan Ummat.

Rangkaian Acara

Sejak pagi hari, ribuan jamaah dari berbagai kalangan berkumpul di halaman Pesantren Asy-Syifaa. Acara dibuka dengan pembacaan riwayat Maulid Nabi, dzikir, dan istighotsah bersama para santri, menciptakan suasana penuh haru dan khusyuk. Dilanjutkan dengan pembukaan resmi, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk kecintaan kepada tanah air.

Salah satu momen penting adalah penalaran Asmaul Husna yang diikuti oleh 30 orang perwakilan dari berbagai lembaga dan instansi, di antaranya Brimob Polda Jabar, Polres Sumedang, Kodim 0610 Sumedang, Yonif 301/PKS, Kemenag Kabupaten Sumedang, IPDN Jatinangor, UNSAP, dan UPI Sumedang. Penalaran bersama ini menjadi simbol kebersamaan umat dalam mengagungkan Asma Allah SWT.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai sambutan dari tokoh-tokoh penting, mulai dari Bupati Sumedang, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, hingga Komjen (Pur.) H. Drs. Ahmad Dhofiri, M.Si., mantan Wakapolri sekaligus pembina Majelis Ta’lim Asy-Syifaa. Puncak acara diisi dengan tausiah kebangsaan oleh Menteri ATR/BPN RI yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, kedamaian, dan semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman.

Acara kemudian ditutup dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh para Habaib dan Ulama terkemuka. Doa-doa dipanjatkan untuk keberkahan bangsa Indonesia, keselamatan umat, serta kejayaan Islam di seluruh dunia. Setelah itu, seluruh jamaah menunaikan Shalat Dzuhur berjamaah, diakhiri dengan ramah tamah yang penuh keakraban.

Makna dan Hikmah

Momentum Maulid Akbar ini menjadi pengingat bahwa kelahiran Rasulullah SAW adalah nikmat terbesar bagi umat manusia. Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7).

Syukur ini diwujudkan dengan menghadirkan kegiatan yang sarat nilai keagamaan, memperkuat ukhuwah, dan memohon keberkahan kepada Allah SWT. Rasulullah SAW juga bersabda: “Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian, hingga aku lebih ia cintai daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits ini menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi adalah wujud nyata dari kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.

Selain itu, dirangkaikannya haul para pahlawan kemerdekaan RI ke-80 tahun memberikan pesan mendalam bahwa syukur atas nikmat kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk amal saleh dan kegiatan positif yang diridhai Allah SWT. Mengingat jasa para pahlawan, acara ini menjadi penghubung antara rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan rasa cinta kepada tanah air.

Peran UKM Kajis UNSAP

Keterlibatan UKM Kajis UNSAP dalam acara ini bukan hanya sebagai bentuk partisipasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan penguatan nilai. Melalui keikutsertaan dalam Maulid Akbar, mahasiswa belajar langsung arti kebersamaan umat, pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah, insaniyah, dan wathoniyah, serta bagaimana semangat religius dapat bersinergi dengan semangat kebangsaan.

UKM Kajis UNSAP memandang acara ini sebagai momentum penting untuk meneguhkan komitmen mahasiswa dalam berdakwah, membangun kesadaran spiritual, dan menjadi generasi muda yang siap berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara. Kehadiran di tengah ribuan jamaah juga menumbuhkan rasa syukur yang mendalam, sekaligus memotivasi mahasiswa agar semakin cinta kepada Rasulullah SAW dan semakin sadar akan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

Ajakan Bergabung

Melalui keterlibatan di berbagai kegiatan keislaman, UKM Kajis UNSAP membuka kesempatan luas bagi seluruh mahasiswa Universitas Sebelas April yang ingin memperdalam ilmu agama, memperluas wawasan keislaman, serta membangun jejaring ukhuwah dengan sesama mahasiswa. Bergabung di UKM Kajis berarti ikut serta dalam perjalanan dakwah yang penuh keberkahan, belajar menjadi insan yang berilmu sekaligus beramal, serta berkontribusi langsung dalam menebarkan kebaikan di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Dengan penuh rasa syukur, UKM Kajis UNSAP mengajak seluruh mahasiswa untuk bersama-sama meneguhkan cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, memperkuat semangat persaudaraan, serta mengambil bagian dalam perjuangan mulia menebar manfaat bagi umat, bangsa, dan negara. Mari tumbuhkan semangat dakwah dari kampus, demi terwujudnya generasi muslim intelektual yang berakhlak mulia dan berdaya guna bagi masa depan.

oOo

You may also like